HomeCerita Dewasa, Cerita Seks, Cerita Selingkuh, Kisah Nyata, Percintaan TerlarangIstri Selingkuh Ditengah Pandemi Part 2

Posted by , 22 Februari 2021

Posted Under: Cerita Dewasa, Cerita Seks, Cerita Selingkuh, Kisah Nyata, Percintaan Terlarang, 20846 Views

Lanjutan kisah cerita Istri Selingkuh Ditengah Pandemi Berujung Poligami Part 1. oleh karena itu, Anda bisa melihat postingan sebelumnya yang dapat dibaca pada situs ini.

Mengajari Gadis Belia Apa Kesukaan Para lelaki

Putri langsung beranjak, lalu mendekat namun agak canggung. Setelah itu, dia berusaha tampak biasa saja agar tak terkesan canggung. Setelah Putri mendekat dan duduk di pangkuan Zul, dia perlahan duduk tepat dipangkuan Zul sembari tertunduk malu dengan wajah yang merah merona.

Lanjutan Kisah Istri Selingkuh…..

cerita dewasa istri selingkuh
Ilustrasi Sosok Putri Gadis Yang Ditinggal Merantau Kedua Orang Tuanya.

“Mas, terus bagaimana memulainya?” Tanya putri memulai percakapan. Namun terhenti sejenak karena ada perasaan canggung.

“Memang dek Putri ngrasa bagaimana duduk di pangkan mas?” balas Zul sembari balik bertanya.

“Pantatku terasa anget mas, trus sama deg-degan” jawab putri sambil tersenyum malu.

Suami main gila, namun istri juga selingkuh…..

Kemudian Zul memasukkan tangannya dalam kaos yang dikenakan Putri, Lalu melalui celah bawah bajunya, dan perlahan dia menggapai bagian dada Putri. Payudara Putri ternyata sudah terasa mengeras di genggaman Zul. Oleh karena itu, Zul pun dengan perlahan meremaskan jari-jarinya perlahan.

Jari-jari Zul dapat merasakan betapa terrangsanya Putri, meski tangan Zul masih terhalang BH yang Putri kenakan. Buah dada gadis cantik itu terus terjamah oleh tangan nakal Zul. Ketika dia menatap wajah Putri yang setengah terpejam, Zul tau kalau Putri dapat menikmati perlakuan tangannya di gunung kembar Putri.

Remaja Haus Kenikmatan Yang Terpuaskan

“Mas…. ah…. mas……..” Gumam bibir Putri setengah berbisik.

Mendengar desahan Putri, Zul melalukan ritual buka tali bra siswi SMA itu hingga leluasa dimainkan. Dan benar saja puting gadis kesepian itu ternyata sudah menegang dan menyembul keluar. Dengan cekatan tangan Zul langsung menaikkan kaos yang Putri kenakan dan menghisap-hisap sembari memainkan lidahnya. Kala itu tampak senyum kecil dibibir Putri menandakan bahwa remaja yang ditinggal merantau kedua orangtuanya itu sangat menyukainya.

“Mas, kemaluanku sepertinya sangat basah dan geli….” bisik cewek kesepian itu.

“Benarkah… sekarang lepaskan celana dalammu Put, biar mas jilati.” pinta Zul sembari melepas bibirnya dari dada gadis itu.

Gelora Bercinta Gadis Belia Sementara Istri Selingkuh dengan Teman dirumah

Putri yang sudah merasa sangat tertekan birahinya pun menuruti saja perkataan Zul, dan segera melepas CD yang ia kanakan. Zul pun segera meraih pinggang gadis yang dipenuhi nafsu itu, lalu membenamkan kepalanya dibalik rok yang sudah tak terhalang dalaman lagi.
Bertubi-tubi zul menjilat dan menghisap kemaluan Putri, dan sesekali Putri menjambak rambut Zul karena merasa kegelian. Namun semakin dijambak nafsu Zul semakin meledak-ledak.

“Ah…. Mas… aku seperti mau pipis…” kata Putri sembari menengadah ketas sambil terpejam dan menjambak rambut Zul kuat-kuat.

Zul tak menghiraukan perkataan Putri, dia tetap melanjutkan bahkan mempercepat permainan lidahnya di kemaluan gadis lugu itu. Semakin lama semakin cepat lidah Zul dikeluar-masukkan kedalam lubang Putri hingga Putri mendesis menahan kenikmatan. Tak lama kemudian Zul merasakan cairan hangat keluar dari liang senggama anak itu, cairan yang keluar sangat banyak dan membasahi wajah Zul.

Selingkunya suami istri demi kepuasan…..

“Ah… mas.. aku pipis… aku pipis… ah… ah…..” teriak Putri sambil mengejang beberapa kali pertanda dia sedang orgasme.

Zul terus saja menjilat seluruh cairan yang keluar hingga bersih, Putri kini terkulai lemas sambil jongkok kepalanya tersandar dibahu Zul. Setelah Zul mengelap wajahnya yang belepotan, ia mengusap dan mengelus punggung Putri yang tergolek lemas.

“Itulah kesukaan para cowok yang kedua, yaitu memaikan payudara dan menjilat kelamuan perempuan” bisik Zul ditelinga Putri yang sedang bersandar di bahunya.

Pengalaman Luar Biasa Siswi Lugu

Setelah berselang beberapa saat kedua insan yang baru saja orgasme itu sudah pulih tenaganya Putri mengajak pindah ke kursi untuk mengobrol. Zul pun pindah dan duduk di kursi depan, sementara Putri meminta izin kebelakang untuk membersikan kemaluannya karena merasa lengket.
Tak lama berselang Putri kembali menyusul Zul duduk diruang depan, mereka pun kembali hening sejenak tanpa percakapan. Karena merasa Putri tak kunjung membuka percakapan, Zul pun mulai membuka percakapan dengan pertanyaan tentang kejadian tadi.

“Put… tadi ngerasa bagaimana? suka apa tidak?” tanya zul membuka percakapan.

“Iya mas, barusan enak banget. Ini baru pertama aku merasakan digituin sama cowok.” jawab putri sambil tersenyum.

“Itu akan lebih enak kalau batang mas dimasukkan ke lubang kamu. Dan itu adalah hal ketiga dan yang paling disukai semua cowok di dunia ini.” Zul menjelaskan dan meyakinkan Putri.

“Apa tidak sakit mas? punya mas kan besar banget, apa muat?” Tanya Putri agak ragu.

“Ya pasti muat lah, kepala bayi aja muat kok lewat situ… hahahahaha…” Jawab Zul sambil bergurau dan terbahak.

Putri pun ikut tertawa, sambil menepuk-nepuk paha Zul yang duduk tepat disampingnya. Setelah tawa mereka saling terhenti Zul melihat jam di dinding rumah Putri dan sudah menunjukkan jam 4.30 sore.

“Nyoba yang itu lain kali saja ya Put, lagian kamu sepertinya sudah kecapean… Mas mau pulang dulu ya, sudah kesorean nih, nanti mas malah dimarahi sama Leni istri mas.” kata Zul memberikan alasan karena ingin pulang.

“Oh… namanya Leni…. ya sudah mas, gapapa dilanjut besok-besok saja.” jawab Putri agak ketus karena merasa cemburu mungkin.

“Ya sudah, mas pulang dulu ya.” pamit Zul sembari berdiri menuju ke pintu untuk keluar rumah.

“Hati-hati dijalan mas, dan hati-hati juga sama istri takutnya dimarahi karena pulang kesorean” tanggap Putri sembari bercanda.

Penolakan Suami Berujung Selingkuhnya Istri

Zul pun bergegas mengambil sepeda motor gerobak ciloknya, dan putar balik menuju kerumah. Diperjalanan Zul berfikir keras dan setengah tak percaya kalau dia sudah melakukan hal yang pasti akan menyakiti istrinya. Ada perasaan takut dan menyesal dihatinya, namun dia mencoba untuk tenang karena dia memikirkan keselamatannya karena sedang berkendara.

Sesampainya dirumah, ia lantas beres-beres panci dan perlengkapan jualan lainnya dan membawanya ke dapur untuk dibersihkan. Setelah semua selesai ia langsung mandi dan makan, setelah itu bercengkrama sejenak dengan anak dan istrinya di depan TV.

Tepat jam 8 malam Zul berpamitan kepada istrinya untuk beristirahat karena kecapekan, dan istrinya masih tinggal didepan tv sambil momong Zeni anak gadisnya. Setelah anaknya tidur istri Zul menyusul dia yang sudah tertidur pulas, Leni memeluk dan mengelus dada Zul.

“Mas… Mas… aku pengen nih… bangun dong” bisik Leni sambil menggoyang-goyangkan paha Zul yang tengah tidur pulas.

Beberapa kali dibangunkan, Zul masih tetap tak bergeming dan tetap terlelap. Karena tak tahan, Leni pun ahirnya menyelinap ke sela-sela paha Zul yang hanya mengenakan sarung. Leni membuka celana dalam Zul yang masih terlelap tidur, dan lenipun meremas-remas kemaluan Zul dan menjilatinya.

“Loh… Dek, besok aja ya ena-enanya… mas capek banget hari ini.” Zul kaget dan terbangun, berkata sambil setengah sadar.

“Ya sudah mas….” Jawab Leni sambil agak sedikit kecewa.

Akibat suami tolak puaskan hasrat istri selingkuh….

Puaskan Diri Sendiri Demi Hasrat

Karena suami tak mau memberikn kenikmatan yang diinginkan, Leni lantas mencoba memuaskan hasratnya sendiri dengan bermasturbasi. Dia mengelus dan meremas kemaluannya menggunakan tangan kanan, dan tangan kirinya meremas dada besarnya yang berukuran 38B itu.
Ketika liang senggama Leni sudah mulai membanjir, leni memasukkan 3 jarinya dengan brutal dan mengocok dan menekan dalam-dalam. Ia pun merasa puas ketika tubuhnya meregang-regang dan cairan orgasmenya membanjir ke seluruh dinding rahimnya, dan meleleh keluar. Namun Leni merasa tak terpuaskan meskipun sudah orgasme, lalu diapun tertidur setelah selesai membersihkan area kewanitaannya.

Datangnya Kawan Lama Sebagai Orang Ketiga

Awal mula istri selingkuh karena ada kesempatan….

Sudah beberapa hari Zul tak memberikan kenikmatan kepada istrinya, itu dimulai sejak dia memiliki hubungan dengan Putri. Namun demikian Leni istri Zul tak mengetahui hal itu, yang sang istri tau Zul tak mau melayaninya karena kecapean berjualan.
Suatu hari ketika Zul sedang pergi berjualan, datang seorang lelaki bernama Agung, dia mengaku kalau dia adalah teman Zul ketika masih merantau. Agung datang dengan maksud ingin berkunjung karena ia tinggal di desa yang tak jauh dari kediaman Zul tinggal.

“Zul-nya ada mbak? saya teman kerja Zul dulu waktu masih kerja di pabrik.” kata Agung menanyakan keberadaan Zul.

“Mas Zul sedang pergi jualan, ada apa ya?” Jawab leni menjelaskan sembari balik bertanya.

“Ah tidak, saya hanya kebetulan lewat dan mampir saja, rumah saya ada di desa sebelah. Loh sekarang Zul jualan? jualan apa memangnya?” Agung menjelaskan maksud kedatangannya dan bertanya lagi.

“Jualan Cilok mas, mau merantau lagi tapi katanya masih belum ada kerjaan karena sedang PSBB” jawab Leni.

“Biasanya pulang jam berapa Zul-nya?” Agung menanyakan.

“Biasanya jam 5 sore baru sampai ruman” Istri Zul menjawab.

“Wah masih lama berarti, sekarang saja baru jam 10 lebih dikit.” Kata Agung sambil melihat jam di ponsel yang dipegangnya.

“Iya mas, duduk dulu tak buatkan minum.” Leni mempersilahkan duduk Agung di teras rumahnya.

Awalnya Hanya Basabasi dan Saat Da Kesempatan…..

Lalu Leni masuk rumah untuk membuatkan minum si tamu, dan Agung duduk menunggu tuan rumah membuatkan air minum. Setelah beberapa waktu, Leni keluar sambil membawa segelas teh manis dan cemilan dalam toples lalu menaruhnya dimeja.

“Silahkan diminum tehnya…. Masnya masih kerja dipabrik?” Leni mempersilahkan dan bertanya.

“Sudah tidak lagi mbak, sekarang saya buka usaha jasa service elektronik dirumah.” jelas Agung ke Leni.

“Wah, enak ya ada ketrampilan kayak gitu… jadi bisa kerja dirumah dan tak harus muter-muter untuk cari uang.” tanggapan Leni sambil tersenyum.

Pelampiasan nafsu istri selingkuh dengan teman lama…..

Istri Kurang Jatah Suami Teman Jadi Pelampiasan Selingkuh

Agung pun meminum teh dan makan cemilan yang disuguhkan leni. Leni minta ijin masuk rumah untuk menidurkan Zeni karena terdengar suara anaknya yang sedang merengek, mungkin karena ngantuk.
Setelah anaknya tertidur, Leni kembali keluar untuk menemuai Agung yang masih duduk makan sambil melihat-lihat lingkungan sekitar.

Mulaih deh istri ada jalan untuk selingkuh…

“Mas, kamu bisa benerin mesin cuci gak? soalnya kalau dipakai untuk mengeringkan ada bunyi yang bising.” kata leni sambil menunjuk kebelakang kearah mesin cucinya.

“Bisa mbak, dimana mesin cucinya?” Agung merespon pinta Leni.

“Ada dibelakang, ayo saya tunjukkan.” jawab Leni sambil mengaja Agung ketempat mesin cuci berada.

Setelah sampai ketempat mesin cuci, Agung memeriksa keadaan mesin cuci dan mengutak atik bagian pengering yang katanya mengeluarkan bunyi bising.

“Oh ternyata ini bising gara-gara miring… Coba aku angkat dan mbak masukkan pengganjal ini ke kaki mesin sebelah sini.” kata agung sambil memberikan papan pengganjal dan menunjuk ke arah bawah kaki mesin.

Nafsu dan Kesepian Datang Tak Terduga di Kisah Istri Selingkuh

Leni pun mengambil kayu pengganjal dan menunduk memasukkan kebawah kaki-kaki yang njomplang ketika Agung mengangkat mesin. Ketika Leni menunduk untuk memasukkan pengganjal, tak sengaja Agung melihat belahan dada istri Zul itu yang terlihat montok dan besar. Agung seketika melotot dan terpaku menatap payudara Leni, dan ketika Leni kembali berdiri ia mengetahui kalau Agung menatap dadanya.

“Eh… maaf mbak, aku gak sengaja lihat…” Agung kaget dan tertunduk malu karena ketahuan menatap payudara Leni.

“oh.. gapapa mas, salah saya juga kancingnya gak tak pasang semua, jadi kelihatan.” Leni menenangkan Agung yang sedang salah tingkah.

Tumbuhnya bibit istri selingkuh……

Keduanya lalu saling terdiam dan menunduk sambil berpegangan mesin cuci, lalu Leni bergegas menuju kedepan keruang tengah dan duduk di depan TV. Dibelakangnya Agung menyusul dan berdiri di belakang Leni namun agak jauh.

“Aku beneran minta maaf ya mbak…” kata Agung.

“Iya mas, gapapa beneran.” Kata Leni masih tertunduk didepan TV.

Agung mendekat dan memegang pundak Leni yang masih diam dan menunduk, Leni kaget dan menengok kebelakang.

“Beneran aku minta maaf mba….” Agung berkata sambil memegangi pundak Leni.

Kalau Sudah Sama-Sama Nafsu Ikuti Saja Situasinya

Istri Zul hanya menatap mata Agung yang ada dibelakangnya, mereka saling bertatapan. Leni merasakan hangatnya tangan Agung yang memegang bahunya seolah membuat hasratnya bangkit, namun dia hanya bisa terdiam. Agung pun sepertinya merasakan hal yang sama dengan Leni, tak sadar Agung mendekatkan bibirnya ke wajah Leni dan menciumya.
Mereka berdua tanpa sadar telah berciuman, dan Leni pun membalas ciuman Agung dengan aktif. Tak hanya itu, tangan Agung yang tadinya berada di pundak leni, kini sudah merambat ke dadanya dan meremasnya. Leni seolah menikmati hal yang telah terjadi, dan mulai terdengar desahan nafas Leni yang semakin kencang.

Beberapa waktu saling merangsang dan sudah memuncak, kemudian Agung membuka celana Leni hingga hanya memakai CD. Agung memasukkan tangannya kedalam sela-sela baha Leni yang sudah basah mendidih. Pria itu mendorong jarinya masuk keliang kemaluan Leni, dan wanita itu menggelinjang kenikmatan.

“Ah…. mas ini tidak benar… ah…. ah… aduh mas….” Gumam Leni.

Namun agung tak menghiraukan ucapan leni, dia malah membuka celana dalam Leni dan juga celananya. Kini keduanya sama-sama tak memakai celana, Agung memegang tangan Leni dan mengarahkan ke batang kemaluannya, Leni merespon memegangnya erat.

“Mbak langsung masukin aja ya…..” Bisik Agung ditelinga Leni.

Kalau Sudah Terangsang Istri Cuma Nurut Sama Selingkuhan

Istri Zul pun cuma diam dan memejamkan matanya, Agung pun lantas memasukkan kemaluannya ke lubang Leni dan mendorongnya masuk. Semakin kencang Agung menekan Leni tampak seolah makin menyukainya, wanita itupun mengimbangi dengan menggoyangkan pinggulnya.

“Mas…. cepetin dikit, aku udah mau keluar…” Bisik leni ditelinga Agung.

“Kamu nungging aja mbak, kalau dari belakang lebih enak nggenjotnya.” sahut Agung meminta gaya doggy.

Perempuan itu langsung mengambil posisi seperti merangkak, Agung membelah pantat Leni dan menjilati sela-selanya. Leni tersentak kaget kegelian, kemudian agung pun mulai memasukkan rudalnya menghujam dalam sela bokong Leni.

“Ah…. mas enak dari belakang rupanya, cepetin dikit mas…” Kata leni meminta.

Kesempatan Langka Datang Maka Istri Selingkuh

Namanya Istri Tak Terpuaskan, ada kesempatan ya selingkuh aja….

Seperti kesurupan, Agung menggenjot wanita itu kuat-kuat sampai nafas mereka berdua menderu beriringan. Sesekali tubuh Leni mengejang bertanda ia mengalami orgasme berulang-ulang.

“Aku keluarin didalam gapapa mbak?” tanya agung pada Leni.

“gak apa-apa, aku KB kok mas…” Jawab Leni.

Genjotan Agung diperkuat dan diberikan irama hentakan keras sesekali, dan membuat Leni kelojotan meregang-regang hebat. Agung menekan dalam-dalam dan……

“Ah… mbak…. aku udah muncrat…” desah Agung.

“Iya mas, aku merasakan kehangatannya di dalam. Nikmat sekali…” Balas Leni mendesah.

Setelah mereka berdua sama-sama puas, Lenipun mita ijin untuk kebelakang membersihkan diri. Dan Agung segera memakai celananya dan bergegas kembali ke teras, ia tersenyum puas dan sumringah. Tak lama kemudian Leni datang menyusul ke teras sambil membawakan secangkir kopi.

“diminum mas, biar tenagamu pulih” kata Leni menyuguhkan kopi.

“baik mbak, terima kasih” jawab Agung.

“mas aku minta nomor WAmu, boleh kan?” Leni meminta kontak Agung.

“iya boleh, ini di catat..” Agung menunjukkan layar hpnya yang tertulis kontak dirinya.

Kemudian Leni mencatat kontak Agung dan menyimpannya.

“mas, terima kasih sudah membantu, jujur tadi aku menikmatinya. Sudah beberapa bulan mas Zul tak memberikanku kenikmatan itu.” Leni memulai percakapan lagi.

“Heem mbak, aku juga senang kalau mbaknya bisa terpuaskan.” Agung tersenyum senang.

Lama merekan ngobor dan saling bercerita tentang rumah tangga mereka, Agung melihat hari sudah jam 2 siang, dia pun berpamitan.

“aku pulang dulu mbak, sudah sore soalnya” Agung berpamitan.

“gak nunggu mas Zul pulang dulu?” tanya Leni

“lain kali saja mbak, saya pulang dulu ya…” Agung pun pulang.

Leni melepas kepergian Agung dengan senyuman, dan seperti terpancar aura kepuasan terlihat dimatanya.

Zul Ketemu Putri Setelah Lama Tak Jumpa

Suami kerja istri dirumsh malah selingkuh….

Sementara Zul kini masih berkeliling menjajakan dagangan ciloknya yang tinggal beberapa porsi, setelah dihentikan beberapa pembeli kini tinggal dua porsi. Zul pun berniat mampir ke rumah Putri, karena sudah beberapa minggu tak lewat daerah gadis itu karena dagangan selalu habis sebelum sampai sana.
Sesampainya di depan rumah Putri, terlihat gadis itu sedang melamun diteras rumahnya yang sepi. Zul membungkuskan cilok yang ia niatkan untuk diberikan kepada Putri, dan ia pun bergegas menghampiri gadis yang sedang melamun itu.

“Mas, kok WAku gak pernah dibalas….!!” teriak Piutri melihat Zul ada diteras rumahnya.

“Aku selalu capek Put beberapa minggu ini, pulang langsung tidur taip hari.” jawab Zul memberikan alasan.

“Aku kira mas menghindar dari aku…” timpal Putri bernada khawatir.

“gak lah Put, mas cuma kecapean soalnya gak pernah libur.” Zul mencoba menenangkan.

“Katanya mas mau ngajarin masukin itu, kok lama gak pernah mampir kenapa…” Putri bernada manja.

“Mas selalu kehabisan dagangan sebelum sampai kemari, mau kesini tanpa bawa dagangan takut dihentikan orang tapi gak bawa dagangan.” Alasan Zul.

“Sekarang aja ajarinnya mas, bisa kan?” Putri meminta setengah memelas.

“iya iya Putri, tapi ini dimakan dulu, terus sikat gigi dulu biar gak kepanasan lagi itunya mas kayak dulu.” Zul menyodorkan sebungkus cilok sembari melepas canda.

Guru Mesum dan Murid Nafsuan

Putri pun menyerobot cilok itu dan memakannya dengan lahap, setelah usai menyantap putri kebelakang untuk sikat gigi dan mengambil minum untuk Zul.

“ini mas diminum… tau gak mas, tiap hari aku nunggu diteras dan sudah bersiap gak pakai celana dalam tapi mas gak pernah nongol.” Katanya sambil menyodorkan minum ke Zul.

“Benarkah Put, kamu beneran pengen banget dimasukin?” tanya Zul sambil slengekan.

“Sejak mas cerita kemarin-kemarin, aku selalu bayangin dan memasukkan jariku ke anuku… aku merasa pakai jari aja udah enak, apalagi dimasukin punya Mas Zul yang besar dan panjang, pasti jauh lebih enak…” jawab Putri sambil tersipu.

“ya sudah sini berdiri di depan mas, dan angkat rok kamu Put” kata Zul sambil dia melepas celananya untuk mengeluarkan batangnya yang sudah setengah tegang.

Pasrah dan Sama-Sama Nafsu Memang Menyenangkan

Istrinya dirumah selingkuh, suami ternyata juga sama….

Gadis itu pun melakukan apa pinta Zul, dia berdiri ngangkang tepat di depan penjual cilok itu. Zul kemudian mengelus-elus kemaluan Putri yang kini mulai basah, kemudia sesekali Zul memasukkan jarinya dan Putri pun merem menikmatinya.

“kok beda ya mas, masukin jariku sendiri sama mas yang masukin jari mas kok enak yang apaki jari mas Zul” gumam Putri sambil masih terpejam.

“Beda lah Put, disentuh jari sendiri ya kurang enak…. Sekarang sini mas masukin, udah basah banget punyamu.” kata Zul meminta.

Remaja molek itu mulai menduduki Zul yang sedang duduk di kursi ruang tamunya. Zul memasukkan kemaluannya menembus kemaluan gadis lugu itu, lalu memegang pinggangnya untuk mendorong agar masuk sampai pol.

“aduh mas agak sakit, pelan-pelan mas…” Rintih Putri.

Pria itu lantas memelankan dorongan batangnya, sembari meremas dada Putri ia mencoba membuatnya lebih terangsang agar mengabaikan rasa sakinya. Kini zul sesekali sambil melumat bibir gadis itu dan menjilati lehernya yang mulus, kini keduanya mulai mendesah lebih kencang.

“mas,…. enak banget mas…. remas dadaku terus mas…..” rintih remaja cantik itu.

Mendengar rintihan Putri, Zul memperkuat remasannya dan kini menghentak-hentakkan kemaluannya jauh kedalam liang senggama gadis yang sudah membanjir itu. Tampak Putri sangat menyukainya karena dia kini tersenyum lebar meski sambil terpejam.

Ganti Posisi Biar Lebih Nikmat

Karena capek, Zul meminta Putri untuk pindah dan berbaring di kursi, lalu mngangkangkan kaki dan memasukkan rudalnya kembali ke liang nikmat gadis itu. Putri kini mengimbangi dengan menggerak-gerakkan pinggulnya, dan sesekali menekannya keras-keras.

“mas tekan yang keras, rasanya jadi enak mas.. ah… ayo mas lebih dalam dorongnya…” Pinta gadis yang telah terbakar nafsu itu.

Tanpa pikir panjang, Zul menghentak-hentakkan dalam-dalam hingga menghujam kebagian terdalam liang nikmat sang gadis. Terdengar Putri menahan diri agar tak teriak karena takut didengar orang disekitar rumahnya.

“Mas… mas… ah… aku sepertinya mau pipis mas…” rintih Putri sambil meringis.

Tak mengiraukan kata gadis itu, Zul malah menghentak-hentakkan genjotannya makin keras,

Gadis Belia Orgasme Gila

…. plok..plok…pl0k…. currrrrr……

Air kenikmatan Putri muncrat keluar membasahi sampai ke perut Zul, hal itu malah membuat Zul semakin menggila dan mempercepat lagi genjotannya dalam-dalam.

“ah… mas… ah… wenak banget mas…. ah….” pekik Putri…

Sang pria tak menghiraukan, dia hanya fokus menghentakkan pinggulnya tanpa henti. Kemudian Putri memegang erat tangan Zul seolah mencengkeram karena merasa akan orgasme lagi.

“mas.. mas… aku mau pipis lagi…… aku gak tahan mas.” kata putri setengah ditahan.

genjotan Zul kini mulai diturunkan ritmenya, namun dia menghjamkan sekuat tenaga tiap hentakknya….

currrrr…. ah…. pl0k… pl0k… plok….

Muncratnya squirt Putri diiringi desahan dan hentakan genjotan Zul yang menghujam liang becek gadis itu masih terus berlanjut. Lama menggenjot, Zul pun merasa ingin memuncratkan spermanya.

“Put, mas mau keluar nih… buka dadamu biar mas keluarkan di dadamu…” Pinta Zul sambil tetap menggenjot.

Sang gadis pun menurut saja dan menaikkan kaos dan BH yang ia pakai hingga dadanya terlihat jelas yang sudah mengencang. Zulpun mengelus dan meremas payudara mulus dan ranum itu.

“Ah… ah.. mau keluar aku Put…” Zul berkata setengah merintih.

Zul mempercepat genjotannya, dan ketika merasa ingin keluar ia segera mencabut dan mengarahkan batangnya yang akan memuntahkan sperma ke dada mulus Putri.

“crot… crot… ah…. eh… ” erangan Zul terdengar sembari memuntahkan spermanya ke dada gadis itu.

“enak banget ya mas, kok sampai merintih.” tanya gadis muda nan terpuaskan itu.

Hanya senyum Zul yang menjadi jawaban atas pertanyaan gadis lemas itu. Kini mereka berdua duduk terkulai berdampingan setelah sama-sama terpuaskan, sambil sesekali saling meraba paha dan dada partner ena-enanya.

Istri terpuaskan saat selingkuh, suama terpuaskan oleh nafsu gadis belia…

Setelah itu Zul pamit untuk langsung pulang karena hari sudah mulai sore, tak terasa mereka sudah hampir dua jam bercinta. Karena ketika sampai dirumah Putri tadi waktu menunjukkan jam 2.30 siang dan kini sudah setengah lima sore. Sedangkan dia tak tau istri selingkuh dirumah.

Kejadian seperti itu berlangsung 3-4 kali seminggu ketika Zul lewat depan rumah Putri. Dan kejadian yang dialami istri Zul pun juga terulang meski hanya 2 sampaitiga kali seminggu. Kedua pasangan selingkuh itu tetap sama-sama menjalankan kegiatan hubungan terlarangnya masing-masing.
Dan adegan malam sebelum tidur Zul dan Leni pun seperti hanya berlalu begitu saja, Zul tak pernah meminta jatah, dan begitupun dengan istrinya. Namun keduanya tak pernah saling curiga satu sama lain.

Bersambung……

Nantikan kelanjutak kisah Istri Selingkuh Part 3

Tentang Penulis (3)

Administrator

Related Posts